Bermanfaatlah Anak Muda!

 

Darah mudaa~

Darahnya para remajaa~

Yang selalu merasa gagah~

Tak pernah mau mengalah~

Darah mudaa~

 

Kalimat pembuka di atas adalah sepenggal lirik lagu dari Rhoma Irama – Darah Muda.

Masa muda atau remaja adalah masanya sedang berapi-api, semangat yang membara, dan sedang dalam pencarian jati diri. Juga saat seseorang merasa selalu benar dan nggak mau mengalah. Dalam memutuskan sesuatu pun terlalu cepat, tidak dipikirkan terlebih dahulu apa akibatnya, tidak peduli dengan sekitar. Oleh karena itu, generasi muda menjadi sasaran utama dalam penyebaran teror oleh teroris.

Banyak remaja sekarang yang tidak dapat mengendalikan darah mudanya. Sifat labilnya dalam pencarian jati diri dapat menjerumuskan dirinya sendiri ke dalam lubang hitam yang bernama terorisme. Karena mudah terpengaruhnya ini, anak muda banyak yang meniru/mengikuti hal-hal yang tidak sepatutnya. Hingga pada akhirnya menimbulkan banyak kericuhan dan perpecahan. Seperti; anak muda yang suka ngebut-ngebutan di jalanan, tawuran, konvoi saat kelulusan sekolah, dan aksi mahasiswa yang sering demo sambil bakar ban dan coret-coret tembok. Itu semua termasuk beberapa hal yang sering terjadi di sekitar kita, dan juga merupakan suatu tindakan terorisme karena menimbulkan rasa takut pada orang sekitarnya. Karena terorisme ini cakupannya luas, tidak hanya tentang teror bom.

Dari keterangan di atas, disebutkan banyak sekali kerugian-kerugian yang ditimbulkan oleh anak muda di bangsa ini. Namun, itu semua bisa ditindak lanjuti oleh peran generasi mudanya itu sendiri. Anak muda bangsa bisa melakukan hal-hal yang bermanfaat seperti; mengikuti kegiatan sosial. Kamu sebagai generasi muda bisa membantu orang-orang yang sedang kesulitan. Yaitu bisa dengan memberikan sumbangan berupa buku, baju, makanan, atau materi yang sudah dikumpulkan sebelumnya. Atau jika tidak bisa memberi sumbangan berupa materi, bisa dalam bentuk jasa. Misalnya mengajar anak-anak jalanan.

Selain itu, ikut seminar atau penyuluhan tentang Terorisme maupun tentang Agama. Banyak seminar dan penyuluhan yang diselenggarakan oleh pemerintah. Tidak ada salahnya mengikuti untuk mengambil ilmunya. Banyak manfaat yang bisa diambil dari mengikuti seminar atau penyuluhan. Selain bisa menambah wawasan, juga bisa sigap dalam menghadapi terorisme. Apabila nantinya ada yang bersikap aneh dan mulai mengiming-imingi janji manis sebagai imbalan atas tindak kekerasan yang kamu lakukan, sebagai generasi muda kamu bisa menghadapinya sendiri tanpa kebimbangan.

Masalah tawuran, ngebut-ngebutan di jalanan, dan coret-coret tembok, merupakan suatu aksi yang dilakukan anak muda dalam unjuk rasanya. Kegiatan tersebut sangat tidak bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Cenderung lebih merugikan. Daripada melakukan hal yang sia-sia seperti itu, lebih baik kemampuanmu sebagai generasi muda dituangkan dalam hobi; kesenian atau olahraga. Daripada mencoret-coret tembok di jalanan, lebih baik dituangkan dalam lukisan atau graffiti di kanvas. Daripada tawuran/ngebut-ngebutan di jalanan, lebih baik kemampuan bertarung/ngebut itu dituangkan dalam hobi olahraga seperti beladiri atau balap motor/mobil. Siapa yang tahu kalau kamu berbakat dalam bidang seni ataupun olahraga. Kamu tidak akan tahu sampai kamu mencobanya. Tidak ada salahnya mencoba, toh, itu termasuk hal yang positif. Bermanfaat untuk diri sendiri dan tidak merugikan orang lain.

Generasi muda memegang peran penting dalam pencegahan terorisme. Sebagai generasi muda, kita harus bisa menghadapi masalah-masalah terorisme yang semakin merajalela. Dengan tidak melakukan hal-hal yang merugikan demi untuk sebuah kesenangan sesaat. Apa yang kita lakukan, kita harus tahu dampaknya terhadap lingkungan sekitar. Apakah merugikan atau menguntungkan. Mata dan wawasan kita harus terbuka. Lebih baik kita banyak-banyak melakukan hal-hal yang positif, yang bermanfaat bagi orang lain.

Rasulullah SAW bersabda:

خير الناس أنفعهم للناس

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni. Dishahihkan Al Albani dalam As-Silsilah As-Shahihah).

 

 

#DamaiDalamSumpahPemuda